Ketika Propaganda (Media) Israel tak Efektif Lagi

Media, Salah Penyebab Kemenangan Palestina.

Ada sebuah anekdot yang mengatakan “siapa menguasai media, dialah yangmenguasai dunia”. Tampaknya anekdot tersebut ada benarnya, karena hampair seluruh lini bidang kehidupan manusia saat ini membutuhkan media. Baik media cetak, elektronik maupun media jejaring sosial yang semakin hari semakin eksis.

Apapun bidangnya dapat dipastikan butuh sesuatu yang kita sebut dengan “media’ ini. Usahawan, membutuhkan media untuk meiklankan produknya agar dikenal oleh masyarakat. Apalagi berkarir di bidang seni sudah barang tentu membutuhkan media. Termasuk dengan dunia politik, dapat dipastikan media salah satu urat nadi bagi pemain politik untuk sosialisasi, publikasi maupun pecitraan. Dan satu lagi yang tak kalah penting yaitu media digunakan sebagai “propaganda”

Setelah perang dunia berakhir, dilanjutkan dengan perang dingin dan sekarang waktunya perang Ideologi. Ideologi Barat dengan Timur, Syiah dengan Sunni, Sosialisme/kapitalisme dengan Liberalisme dan yang paling hangat yakni Yahudi/dengan Arab (baca: Islam), khususnya negara Palestina. Dan media inilah salah satu penyebab pengakuan kedaulatan Palestina di Sidang Umum PBB.

Dulunya, media eropa selalu pro dengan zionis, apalagi media Amerika. Mereka sering menyebut bahwa Arab (Islam) itu identik dengan kekejaman atau pelakuknya kita sering sebut dengan Terorisme. Publikpun percaya, sehingga apapun tindakan Israel selalu didukung oleh sekutunya, serta di back up penuh dengan oleh Amerika dan Inggris.

Tak berhenti disitu, Israel melakukan propaganda lewat berbagai Film-film yang tentunya dibuat oleh Hollywood, maupun Film yang berbentuk dokumenter, dengan memperlihatkan kekejaman Nazi atas pemusnahan Yahudi. Propaganda yang dilakukan Yahudi ini sangat berhasi karena umumnya manusia didunia percaya akan “holocaust” tersebut.

Namun, bagi kalangan muslimin tidak begitu percaya, banyak bukti yang dikeluarkan ilmuwan barat sendiri yang menjelaskan kebohongan “Holocaust”. Termasuk Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, dan Mahmud Ahmadinejad. Presiden Iran ini menyebut bahwa genosida itu hanyalah “Mitos pembataian orang Yahudi. Tapi apa lacur, masyarakat dunia sudah kadung percaya terhadap pemberitaan maupun dari dokumenter yang diputar oleh media elektronik.

Bebrapa tahun terakhir propaganda yang dilakukan Israel sudah tidak mempan lagi. Juga disebabkan berobahnya afiliasi media barat yang telah menjadi pendukung Arab, khsusnya Palestina. Hal ini dapat dibuktikan apabila Israel menembakan roketnya ke Gazza, disusul dengan jatuhnya korban waga sipil dipastikan semua media cetak/elektronik seluruh dunia akan memuatnya, tentunya disertai dengan wajah berdarah-darah korban, khususnya wanita dan anak-anak.

Keesokan harinya Jutaan umat manusia di seluruh penjuru dunia akan mengutuk, mencaci-maki dan menyumpah plus pembakaran atribut kenegaraan Israel. Tak jarang, masyarakat dunia turun kejalan menunjukan solidaritasnya terhadap rakyat palestina. Dan siapapun yang mendukung Isarel akan kena makian juga. Kim Kadarsian, bintang realty show amerika, telah merasakan makian tersebut ketika mentwit dukungannya terhadap Israel, saat agresi militer Israel ke palestina, bulan lalu.

Keberpuhakan media pada rakyat Palestina telah menimbulkan simpati dunia pada mereka dengan ditandai peningkatan status Palestina di SU PBB baru-baru ini. Dan tengok negara mana yang menolak, hanya AS, Israel dan Ceko, Negara besar yang menolak. Selebihnya negara (Barat) Abstein dan hampir 138 negara yang menyetujui

tinggal kan pesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s