Menjadi mahasiswa peka dan kritis pada dinamika sosial politik dan budaya


Assalamualaikum Wr.Wb

Sebagai seorang mahasiswa tentunya harus memiliki sikap peka akan keadaan sekeliling kita mahasiswa bukan hanya tentang belajar,mendapatkan IPK tertinggi ,lulus 3,5 tahun dan mendapat pekerjaan yang layak .Lebih dari itu semua, seorang mahasiswa harus memiliki sikap kepekaan terhadap lingkungan sosial dan kritis terhadap segala kebijakan yang tidak memihak pada orang banyak mungkin inilah yang sedang saya terapkan,saya memiliki sikap yang sangat kritis mengenai apapun mulai dari cara pandang orang berpakaian,tayangan di televisi,pemilihan jenis musik,apalagi kebijakan pemerintah dan dinamika perpolitikan.

Saya bukanlah mahasiswa yang terlalu aktif saya biasa-biasa saja seperti halnya mahasiswa lain yang masih suka jalan-jalan,makan-makan,ngumpul,online dll tapi saya paling tidak bisa melihat sebuah kesalahan yang saya ketahui dan dibiarkan oleh orang lain,siapapun dia apapun jabatanya mau lurah,camat,anggota DPR pun ia jika ia memang salah saya tidak takut toh sama-sama makan beras,ups salah makan nasi maksudnya.So ada cerita nieh mengenai perlakuan yang tidak megenakan yang dilakukan salah satu dosen di tempat saya kuliah yang mendiskriminasi kegiatan kami dari mahasiswa jurusan ilmu komunikasi beliau mengusir kami dari gedung auditorium karena beliau akan melakukan proses perkuliahan di saat kami mengadakan seminar,singkat ceritanya kami tidak terima karena kami sudah jauh-jauh hari melakukan komunikasi dengan pihak fakultas dan kami telah memfasilitasi dosen tersebut untuk pindah dan mengajar pada ruangan yang telah kami sediakan.namun beliau tetap tidak mau mengindahkan anjuran kami,dan tidak mau tahu,akhirya kami harus pindah ke lokal yang kapasitasnya hanya 60 saja dan harus menampung sekitar 200 peserta dan yang terjadi suasana menjadi tidak kondusif  dan kami merasa malu terhadap pembicara juga sponsor yang telah membantu acara ini.

Melihat kondisi seperti ini saya merasa tidak senang dan setelah dilakukan rapat tertutup kami sepakat melakukan demonstrasi kepada pihak fakultas dan saya mengambil bagian menjadi aktor teatrikal menggambarkan betapa egoisnya pejabat di fakultas ini dan menuntut prioritas dan kejelasan nasib dari keberadaan mahasiswa yang melakukan aktifitas kampus tanpa ada hal-hal yang membuat mahasiswa merasa khwatir.

Berikut gambar gambar yang telah di abadikan rekan-rekan saya :

Gambar saat saya dan teman lain melakukan teatrikal di dapan kampus fisipol Universitas Riau

tinggal kan pesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s